
Awal Tahun 2009 Adalah Awal Yang Sibuk Bagiku,Karna Bulan Februari Aku Harus Sudah PKL'Praktek Kerja Lapangan' Sementara Aku Belum Dapat Tempat Untuk PKL. Karna Dibulan Itu Banyak SMK Laen Yang Melaksanakan PKL Juga,Jadi Kebanyakan Tempat Sudah Dipesan."Sebenarnya Salahku Juga,Karna 3 Bulan Sebelumnya Teman-Teman Udah Pada Cari Tapi Aku Masih Santai-Santai Aja". Karna Frustasi Belum Dapet PKL Akhirnya Aku Pasrah Dan Minta Dicarikan Sekolahan,Dan Sekolahpun Menunjuk 1 Tempat Yang Tak Jauh Dari Sekolah. Tempat Penyewaan Sound System Dan Reparasi Alat Electronik Bernama FAN's Electronic Service Yang Dimiliki Oleh Bapak Sunarto. Ternyata PKL Disitu Tidak Gratis Tetapi Dipungut Biaya Rp100.000 Perbulan Selama 3 Bulan,Sebenarnya Kita Keberatan Tetapi Karna Udah Tidak Ada Waktu Akhirnya Aku,Rendy,Arif Memutuskan Untuk PKL Disitu. Beberapa Hari Kemudian Ada Yanuar Yang Tidak Diterima PKL Di Sharp Ikut PKL Di Tempat Kami,Triyono Yang Sudah Dapat PKL Duluan Di UNS Juga Ikut PKL Di Tempat Kami Karena Di PKLnya Tidak Ada Teman.
Sebenarnya Tempatnya Tidak Memadai Untuk PKL 5 Orang,Idealnya Cuma 3 Orang. Jadwalnyapun Kita Yang Tentukan Dengan 2 Hari Libur Yaitu Saptu Dan Minggu,Jam Kerja Dari Jam 10 Pagi Sampai Jam 2 Sore. Kalau Difikir-Fikir Memang Gak Masuk Akal Tapi Karna Kita Membayar Jadi Mungkin Agak Dipermudah. Awal Masuksih Cuma Diberi Teori-Teori Doang Kaya Disekolah,Tapi Lama Kelamaan Mulai Juga Prakteknya. Disana Kita Membuat Power,Servis TV,DVD,Radio,Tape Dan Mixer. Kalau Awal-Awal Baru Mbayar Enak,Diberi Makanan Yang Enak-Enak,Tapi Kalau Akhir Bulan Paling Minuman Doang. Dipertengahan PKL Ternyata Ada Kerjaan Yang Mengharuskan Pak Sunarto Pergi,Jadi Tiap Anak Dijadwal 1 Kali Ikut Ke Belakang UNS Untuk Memasang Instalasi Listrik Di Kost Putri,Dan Yang Lain Melanjutkan Tugasnya Di Bengkel. Pertama Yang Ikut Yanuar Dan Yang Lain Tetap Dibengkel. Waktu Disana Yanuar Ditinggal Pak Narto Untuk Membeli Bahan Dan Yanuarpun Ditinggal Ditoilet Kost Putri,Karna Kesel,Saat Ujan Turun Kotak Peralatan Pak Narto Gak Diberesin Dan Kehujanan Semua. Akhirnya Soldernya Rusak. Sedangkan Kita Disini Hanya Tidur-Tiduran,Bermain Sambil Nunggu Jam Pulang.

Saat Dibengkel Ketika Jam 12 Istirahat Kita Istirahat Di Masjid Sambil Sholat Dzuhur,Setelah Sholat Biasanya Kita Duduk-Duduk Dimasjid,Kadang Jika Ada Cewe Yang Mampir Iseng Kita Godain. Pernah Rendy Meminta Foto Mereka,Tetapi Ternyata Ditolak. Jam 1 Kita Baru Mulai Kerja Lagi. Kali Ini Yang Diajak Adalah Arif,Seperti Biasa Yang Dibengkel Kerjanya Cuma Males-Malesan Dan Nyelesein Tugasnya,Itupun Kalau Mau. Saat Itu Ujan Lebat Dan Didekat Situ Ada Yang Bancakan Jadi Kitapun Diberi. Setelah Kenyang Kitapun Pada Tidur,Setelah Arif Kembali Ternyata Dia Merusakkan Gerinda.
Pernah Waktu Kita Pada Tidur,Sampai Waktunya Pulang Ternyata Arif Belum Bangun Jadi Ditinggal Aja Arif,Dan Dia Diganggu Anak-Anak Kecil. Saat Kita Semua Tidak Keluar Kita Ngerjain Power Ampli,Dan Saat Aku Membuat Lubang Mixer Ternyata Mata Bornya Patah,Kitapun Ditegur Pak Narto.
Sekarang Giliranku Yang Ikut Memasang Instalasi Di Belakang UNS. Pertama Kami Memasang Instalasi Dibagian Ruang Tamu,Setelah Itu Ditoko. Saat Ditoko Aku Memasang Lampu Ditoilet Dan Diteruskan Pak Narto Pada Bagian Luarnya. Saat Memasang Lampu Diluar Toilet Yang Sempit,Dengan Tangga Yang Licin. Saat Aku Disuruh Mengambilkan Tang,Ternyata Tangga Yang Saya Lepas Membuat Pak Narto Jatuh Dari Tangga Dan Tangannya Terjepit. Setelah Pulang Aku Diajak Makan Diwarung.
Melihat Waktu Yang Dibutuhkan Untuk Menyelesaikan Instalasi Makin Sempit,Akhirnya Kami Berlima Ikut Membantu Disana. Karna Jauh Aku Dan Yanuar Naek Angkuta 03,Saat Pulang Aku Bertemu Dengan Mantanku"Wah,CLBK Nie !" Tapi Ternyata Dia Pura-Pura Gak Kenal.
Takterasa 2 Bulan Sudah Berlalu Dan Ternyata Yanuar Belum Tau Tentang Pembayaran Itu,Jadi Dia Ingin Pindah,Tapi Setelah Mencari Dan Tidak Ketemu Jadi Dia Tetap PKL Disini.
Berhubungan Ada Acara Anak-Anak Dan Kampanye Naga Bonar. Sound Systemnya Dipakai Di THR Sriwedari Jadi Kami Masuknya Disift Pagi Rendy,Tri,Arif Sorenya Aku Dan Yanuar. Besoknya Aku Dan Yanuar Pagi Dan Sisanya Sore. Saat Memasang Perlengkapan Sound,Triyono Merusakkan Stand Mic.
Setelah Even-Even Dilalui,Kitapun Kerja Seperti Biasa. Makin Lama Makin Malas,Ada Yang Jam 12 Baru Masuk,Ada Yang Ijin Gak Masuk. Saat Arif Merusakan Atraktor,Kami Baru Sadar Mungkin Kita Ditariki Bayaran Itu Untuk Antisipasi Kalau Ada Barang Barang Yang Rusak :-) Tetapi Diakhir Bulan PKL Pembayaran Kami Dirubah Menjadi Rp200000 Saja. Akhirnya Takterasa 3 Bulan Sudah Dilalui Dan Kitapun Ditarik Oleh Sekolahan Lagi. Setelah Tau Nilai Yang Kita Dapat Jelek,Kitapun Protes Kepada Pak Narto. Setelah Berdebat Akhirnya Kita Putuskan Bahwa Nilai Kita 7 Semua Dengan Persetujuan Pak Narto. Seperti Air Yang Mengalir Setelah Kita Keluar Dari Situ Kita Tidak Pernah Lagi Kesana. Sebenarnya Kita Ingin Sekali Maen Kesana Lagi,Tapi Apa Daya Kita Sibuk Dengan Urusan Masing-Masing.









