Rabu, 19 Januari 2011

SIMPLE BOY'Z


Group Ini Dibentuk Untuk Kenangan Para Pendirinya Dan Untuk Mewujudkan Tujuan Pendirinya. Group Ini Berawal Dari Orang 4 Anak SMK Muhammadiyah 3 Surakarta Kelas 2 Yang Mencoba Mengisi Waktu Libur Lebarannya Dengan Mendaki Gunung Lawu.Tapi Mendadak Ada Kabar Bahwa 5 Orang Pendaki Tewas Digunung Lawu Dan Yang Membuat Kita Mengurungkan Niat Kita Untuk Mendaki Kesana Adalah Dari Pemberitahuan Teman"Triyono" Yang Baru Pulang Dari Tawangmangu. Dia Memberitahukan Bahwa Areal Pendakian Gunung Lawu Ditutup Untuk Sementara,Akhirnya Kitapun Saling Memberi Usul Tujuan Lain Untuk Berlibur,Dan Ditetapkanlah Tujuan Liburan Kali Ini Mendaki Gunung Merbabu. Karna Waktu Liburan Yang Pendek,Kita Tentukan Keberangkatannya 2 Hari Sebelum Masuk Sekolah,Banyak Teman Yang Tidak Jadi Ikut. Malam Sebelum Berangkat Ada 1 Teman"Agung Febrianto" Yang Juga Akan Tidak Ikut Karena Tidak Punya Uang,Tapi Setelah Dibujuk Akhirnya Dia Mau Ikut. Kita Janjian Berkumpul Di Terminal Tertonadi Jam 6 Pagi. Saat Aku Datang Dengan Diantar Ayahku Naek Sepeda Motor Aku Lupa Mengembalikan Helm Yang Ternyata Masih Kupakai,Selang Beberapa Menit Ayahku Kembali Untuk Mengambil Helm Yang Sebenarnya Sudah Saya Titipkan Diwarung Makan Deket Situ.
Menanti Bus Yang Cukup Lama Membuat Kita Agak Bosan. Tibalah Bus Yang Kita Tunggu,Walaupun Tidak Sampai Selo Tapi Hanya Sampai Boyolali. Baru Aja Perjalanan Kita Mulai Cuaca Sudah Tidak Bersahabat,Maklumlah Masih Musim Hujan. Setelah Sampai Di Rumah Sakit Boyolali Kita Turun Dan Melanjutkan Perjalanan Dengan Naek Mini Bus Yang Sudah Menunggu Kita. Karna Tempat Duduknya Penuh Kita Hanya Bisa Berdiri,Tapi Agung Dapat Tempat Duduk Dan Kami Bertiga Yang Berdiri. Karena Ferry Setyawan"Modhot" Berbadan Tinggi Jadi Dia Agak Membungkuk'Sebenarnya Kasihan Juga Sih'. karna Kita Tidak Tau Lokasi Basecamp Gunung Merbabu Jadi Kita Nurut Aja Kemana Bus Itu Mengantarkan Kita,Setelah Sampai Kita Ternyata Salah Jurusan Ke Basecamp Gunung Merapi,Akhirnya Kita Diantarkan Kembali Ke Basecamp Gunung Merbabu. Kitapun Diturunkan Dipinggir Jalan Dan Harus Melanjutkan Dengan Jalan Kaki. Sebenarnya Ada Ojek Tapi Karna Kata Penduduk Situ Basecampnya Udah Deket,Jadi Kita Putuskan Untuk Jalan Kaki. Perkiraan Jauh Dekat Orang Kota Dengan Orang Gunung MemangJAUH Berbeda,Setelah 1/2 Perjalanan Kita Tempuh,Hujan Lokal Mulai Turun Berpapasan Dengan 2 Orang Pendaki Yang Akan Pulang,Kitapun Berteduh Di Vila Orang Asing Yang Ternyata Sedang Direnovasi,Debu Yang Tebal Karna Sedang Direnovasi,Hujan Yang Semakin Deras Membuat Kita Tidak Nyaman. Saat Hujan Agak Reda,Kita Putuskan Untuk Melanjutkan Perjalanan Dengan Terpal Yang Seharusnya Untuk Tenda Dipakai Payung. Ketika Kabut Mulai Turun,Kita Berteduh Di Masjid Yang Sudah Lama Tidak Digunakan,Disana Kita Tiduran Sambil Mengechars HP Dan Anehnya Ketika HP Ditaruh Di Lantai HP Pada Mati Dan Konslet. Taklama Kita Istirahat Adzanpun Berkumandang,Setelah Sholat Duhur Kita Sempat Berfikir Untuk Tidak Melanjutkan Perjalanan/Ganti Liburan Ditempat Laen,Tapi Berhubung Kabut Mulai Hilang Kitapun Melanjutkan Perjalanan.

Setelah Sampai Di Basecamp Kita Mengisi Tenaga Dulu Dengan Makan Mie Goreng. Sebenarnya Saat Itu Tidak Boleh Ada Yang Mendaki Karna Polisi Hutan Sedang Memberi Peringatan Agar Pendakian Ditutup,Tapi Ketika Polisi Udah Pergi Kita Baru Boleh Mendaki. Ada Juga Pendaki Dari Bogor Yang Tidak Jadi Mendaki Dan Para Pendaki Lainnya Sudah Turun Semua. Tapi Ditengah Perjalanan Kita Mendapat Teman Yang Mendaki Juga. Seorang Bapak,Ibu Dan Anak Perempuannya Yang Berumur Sekitar 5 Tahun. Kita Saling Salip Menyalip Dengan Keluarga Itu. Ketika Kita Istirahat,Mereka Menyalip Kita,Begitu Pula Sebaliknya. Ketika Kita Melihat Pohon Besar,Aku Dan Rendy Baskoro"Moonkies" Langsung Saja Membuat Ukiran Disana Untuk Kenangan Bahwa Kita Pernah Disana. Hari Mulai Senja,Kitapun Sedikit Lagi Sampai Di Sabana,Tapi Karna Takut Kemalaman Dan Kabut Turun Lagi Kita Membuat Tenda Didekat Tenda Keluarga Tadi. Kondisi Agung Yang Baru Sembuh Dari Sakit Dan Tidak Tahan Dingin,Kitapun Memutuskan Untuk Turun Gunung. Sebenarnya Bukan Karna Itu Aja Alasan Kita Turun,Tapi Juga Karna Perlengkapan Yang Kurang Memadai. Terpal 2 Untuk Tenda Aja Yang 1 Udah Basah Karna Dibuat Payung,Perapianpun Kita Tidak Membawa Karna Kita Berfikir Membuat Api Menggunakan Ranting Yang Ada Disana,Tapi Ternyata Hujan Membasahi Semua Ranting. Ketika Turunpun Kita Mulai Berdebat. Aku Yang Ingin Berhenti Dan Melanjutkan Perjalanan Esok Hari,Dan Mereka Yang Ingin Cepat Turun. karna 3 Lawan 1 Akhirnya Aku Kalah,Hanya Dengan Center 1 Yang Baterainya Hampir Habis Kita Melanjutkan Perjalanan Walau Sering Jatuh Terpleset,Karna Tanahnya Yang Licin Habis Diguyur Hujan. Ferry Yang Ada Didepan Membawa Senter Untuk Melihat Jalan,Dan Agung Yang Ada Dibelakang Mendengar Ada Suara-Suara Aneh Sehingga Dia Menyalakan Mp3 Agar Tenang,Tetapi Karna Mp3nya Berisi Doa-Doa,Aku Fikir Doa Itu Adalah Arah Masjid Yang Ada Di Basecamp,Tapi Setelah Aku Dengarkan Suaranya Pindah-Pindah,Eh Ternyata Suara Itu Dari Mp3 Agung. Setelah Kejadian Itu Agung Berada Dibelakang Ferry Dan Yang Dibelakang Sendiri Rendy. Saat Kita Lelah Kita Istirahat Sebentar Dibawah Pohon Besar,Yang Anehnya Ketika Kita Duduk Hujan Lebat Turun,Ketika Kita Lanjutkan Perjalanan Dan Jauh Dari Pohon Itu Hujan Berhenti. Ketika Basecamp Sudah Dekat Kitapun Istirahat Sebentar.
Karna Rendy Memainkan Center Keatas Mungkin Para Petugas Berfikir Kalau Kita Butuh Bantuan Dan Setelah Mereka Bersiap Dan Akan Berangkat Ternyata Kita Sudah Sampai Bawah"Mungkin Dalam Hati Mereka Malu Dan Kesel". Karna Basecamp Sudah Tutup,Kita Istirahat Di Pinggir Jalan Sambil Menghabiskan Makanan Dan Sebungkus Rokok Untuk Peng Hangat. Hal Yang Paling Disesalkan Adalah Baju Yang Kita Pakau Untuk Mendaki Itu Baju Osis"Biar Ongkos Transport Murah,Tapi Kebablasan Naik Gunung Sampai Turun" Akhirnya Baju Osis Kita Kotor Dan Gak Bisa Dipakai Pulang. Setelah Membersihkan Diri Kitapun Menuju Masjid Untuk Tidur,Kita Menggunakan Balsem Untuk Menghangatkan Tubuh,Tapi Yang Terjadi Malah Seluruh Tubuh Dingin Semua. Hanya Rendy& Ferry Yang Bisa Tidur Nyenyak,Sedangkan Aku Dan Agung Tidak Bisa Tidur,Agung Tidurnya Pindah-Pindah Terus Sampai Terakhir Dia Didekat Pintu Duduk Membelakangi Kita Dan Ada Suara Kulit Kacang,Ternyata Dia Sibuk Makan Kacang. Tak Terasa Pagi Menjelang,Dan Kitapun Keluar Dan Melihat Matahari Yang Kemerahan,Walau Gak Dipuncak Gunung Tapi Sunsetnya Bagus Juga. Sambil Duduk-Duduk Memandangi Kebun Brokoli Dan Gunung Merbabu Kami Menertawai Keberanian Kita Yang Cuma Bawa Makanan, Minuman Dan Terpal Itu Berani Mendaki Cuma 4 Orang,Kamipun Sempat Ditertawai Oleh Pendaki Lain,Karna Kenekatan Kita. Disitulah Nama Simple Boy'z Tercipta Karna Untuk Melakukah Hal Besar Tidak Perlu Bertele-Tele Yang Paling Penting Adalah Keberanian Dan Kenekatan. Setelah Basecamp Buka Kamipun Berbenah Dan Mengisi Tenaga Dulu Dengan Mie Goreng Lagi. Ternyata Menuruni Gunung Lebih Sulit Daripada Naik,Akhirnya Kaki Kita Lecet-Lecet. Sesampainya Di Pasar Selo,Kita Naik Mini Bus Sampai Terminal Dan Dilanjutkan Naik Bus Solo Semarang.
Kesimpulan Dari Group Simple Boy'z Adalah Dulu Cuma Perkumpulan Pelajar SMK Muhammadiyah 3 Surakarta. Tapi Semenjak Pulang Dari Naik Gunung Group Itu Bertujuan Untuk Mengumpulkan Para Manusia Yang Mendambakan Kebebasan Berekspresi,Kebebasan Melakukan Sesuatu Diluar Cara Yang Ada,Membuat Hal Sulit Menjadi Lebih Mudah Dengan Cara Yang Tidak Terduga.


0 komentar:

Posting Komentar